Posted by: abuusamah88 | October 25, 2007

Gambar Perang Chechnya Kedua

Assalamu’alaykum

Bismillahi Ar Rahmani Ar Rahiim

26 Agustus 1999 Rusia memulai operasi militernya di negara Chenchen Republik of Ichkeria . Setelah merdeka secara de facto pada 1996 dari penjajahan Rusia ternyata pihak Rusia masih menaruh keinginan untuk kembali menduduki Chechnya. Secara tradisional penduduk Chechnya merupakan pemeluk Islam bermahzab Hanafi yang sangat teguh memegang ajaran Islam bangsa Chenchen juga dikenal sebagai bangsa pejuang yang turut serta dengan pasukan Islam di masa lalu dalam menyebarkan Islam di Kaukasus.

September 1999 Bermula saat Shamil Basayev bersama 1.400 Mujahidin dari Daghestan, Kazakh dan Arab menyerang tentara Rusia yang saat itu menyerang desa Karamakhi, Kadar dan Chabanmakhi. Serangan tentara Rusia terhadap penduduk Muslim di ketiga kota itu menyebabkan ratusan penduduk sipil tewas. Hal inilah yang membuat Shamil Basayev memutuskan melakukan offensif terhadap tentara federal Rusia. Sebelumnya Rusia juga berkali-kali berusaha membunuh pimpinan Chechnya serta melakukan aksi teror berupa sabotase dan peledakan bom di berbagai wilayah Chechnya, disamping penutupan perbatasan Chechnya dan penahanan bantuan internasional untuk memasuki Chechnya. Provokasi inilah yang akhirnya memicu mujahidin Chechnya menyerang tentara Rusia, selain untuk membantu bangsa-bangsa Kaukasus yang mayoritas Islam (Selain bangsa Chenchen ada bangsa Ingush yang tinggal di Ingushetia, sebelah barat Chechnya, Darghin yang tinggal di Daghestan, barat Chechnya, Tatar di Tataristan utara Chechnya dan Ossetia ) yang juga ingin menerapkan syari’at Islam dan merdeka dari penjajahan Rusia

Setelah serangan yang mengakibatkan lebih dari 279 tentara Rusia tewas dan 987 lainnya terluka Rusia memulai invasi terhadap Chechnya dengan membombardir ibukota Grozny. Hal ini dibalas dengan serangan bom di Moscow dan Volgodonsk serta kota Buynaksk di Daghestan yang menewaskan 62 anggota keluarga tentara Rusia. serangan berlanjut di wilayah Rusia selama dua minggu setelah itu dan menewaskan 300 orang. Di sisi lain serangan Rusia semakingencar dan menimbulkan banyak korban jiwa di kalangan warga sipil

Dalam perang kedua ini setidaknya 11.000 tentara Rusia dan 100.000 etnis Rusia tewas, sementara itu 200.000 etnis Chenchen tewas selama dua periode perang tersebut. Saat ini Chechnya dipimpin oleh Munafik bernama Ahmad-Kadhi Kadirov (sekarang digantikan anaknya Ramzan Kadirov setelah Ahmad Kadirov terbunuh dalam sebuah serangan bom) yang merupakan kaki tangan Rusia.

Setelah perdamaian 2005 terwujud, namun di sisi lain pihak Rusia masih membunuhi pimpinan Mujahidin, seperti Ashlan Maskadov , Abdul Khalim Sadulayev, Shamil Basayev dan pimpinan Mujahidin lainnya. Hal ini menyebabkan Mujahidin kembali mengobarkan perang, walaupun sebagian pihak yang sudah mendapatkan kekuasaan malah bergabung dengan Rusia.

Russian troops

Tentara Rusia berpatroli di sekitar lapangan Minutka, Pusat kota Grozny

second-chenchen-war-grozny-downtown-4.jpg

Pasukan Rusia meledakkan sisa bangunan yang masih berdiri setelah serangan udara besar-besaran di Grozny, dalam rangka mencegah untuk digunakan oleh Mujahidin sebagai tempat persembunyian

300px-katyusha-chechen-war.jpg

Peluncur Katyusha milik Rusia menembakkan Katyusha ke Grozny

second-chenchen-war-grozny-downtown-3.jpg

Penduduk sipil Chechnya berjalan melalui reruntuhan Grozny pada 14 Feruari 2000

second-chenchen-war-grozny-downtown-5.jpg

Tentara Rusia berjaga di pusat kota Grozny, 11 Februari 2000

second-chenchen-war-grozny-downtown.jpg

Tentara Rusia berjaga di Grozny, 16 February 2000

second-chenchen-war-grozny-downtown-2.jpg

Roket-roket yang terbengkalai di pusat kota Grozny, 16 Februari 2000

second-chenchen-war-refugee-5.jpg

Pengungsi Chechnya berdoa ketika menghadiri pemakaman dua wanita saudara dari Yandarbiyev di Sleptsovskaya, Russia Sabtu, 12 Februari 2000

second-chenchen-war-refugee-4.jpg

Biliset Tsatuyeva, 83 tahun mengusap air matanya di sebuah rumah sakit di Psedakhi, Ingushetia. Bersama 10 orang lainnya dievakuasi dari sebuah rumah sakit di Grozny setelah mengalami teror selama 3 yang penuh dengan tembakan artileri dan ledakan bom militer Rusia. Dievakuasi pada 18 Desember 2000 setelah sebuah bom menghantam rumah sakit tersebut

chenchen-second-war-pic-women.jpg

Seorang wanita Chenchen melintasi lapangan Minutka di pusat kota Grozny setelah pertempuran mereda, 17 Februari 2000. setelah invasi Rusia Grozny hanya didiami 10.000 warga sipil yang terjebak dalam pertempuran atau memilih bertahan. Sebelum perang penduduk Grozny berjumlah 400.000 orang

second-chenchen-war-refugee-3.jpg

Penduduk lokal Grozny berdiri di depan rumah mereka yang rusak, 17 Februari 2000

 

Perang ini telah menimbulkan banyak duka bagi penduduk Chechnya, namun itulah harga untuk sebuah kemerdekaan.

Semoga Allah menolak Rakyat Chechnya

Wassalamu’alaykum

About these ads

Responses

  1. selama ini aq sangat ingin menjadi tentara dan ke medan perang namun aq berharap semoga tdk ad prg didunia ini lagi

  2. mungkin klo tidak ada yang nama nya tentara/prajurit, mungkin tidak ada yang nama nya PERANG….

  3. Allahu akbar, seandainya semua manusia kembali kepada ajaran Al-quran, pasti dunia akan terasa indah

  4. islam will never die…………… allahu akbar……………..

  5. ingin membeli ebook bertajuk: chechnya:perang yang tiada noktah…layari blog ebooket.blogspot.com.
    padat dengan sejarah perang dari awal hingga kini…dapatkan segera…

  6. SEMANGAT!!!!! Allah kan slalu bersama kita….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: